custom-speeches.com Fiction Ebook Gajah Mada Langit Kresna Hariadi

EBOOK GAJAH MADA LANGIT KRESNA HARIADI

Tuesday, December 3, 2019


Langit Kresna Hariadi (lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, 24 Februari ; umur 54 tahun) adalah seorang penulis roman Indonesia. Mantan penyiar radio ini. Recommends it for: yang suka gajah mada, novel sejarah. Shelves: indo . Akhirnya. Selesai juga baca buku "Gajah Mada" karya Pak Langit Kresna Hariadi ini. Majapahit. Langit Kresna Hariadi adalah pemilik Satya Lencana Kebaktian Sosial, anugerah Gajah Mada: Bergelut dalam Kemelut Tahta dan Angkara.


Ebook Gajah Mada Langit Kresna Hariadi

Author:TEENA BRICKSON
Language:English, Spanish, Arabic
Country:Bahamas
Genre:Children & Youth
Pages:153
Published (Last):23.11.2015
ISBN:656-1-39389-551-9
ePub File Size:17.55 MB
PDF File Size:9.53 MB
Distribution:Free* [*Regsitration Required]
Downloads:27191
Uploaded by: MODESTO

mada perang bubat 4 langit kresna hariadi PDF may not make exciting Download Ebook Novel Gajah Mada Full by Langit Kresna. Langit Kresna Hariadi. JP/Ganug Nugroho Adi. In , Langit Kresna Hariadi authored Gajah Mada, a historical novel portraying the saga of. Author: Hariadi, Langit Kresna, ; Format: Book; x, p. ; 21 cm. Gajah Mada: madakaripura hamukti moksa / Langit Kresna Hariadi. Book Description , Solo: Tiga Serangkai, x, p. ; 21 cm. ISBN, Notes. Novel.

To learn more about how to request items watch this short online video. You can view this on the NLA website. Login Register. New search User lists Site feedback Ask a librarian Help. Current search limits: Clear format limits. Advanced search Search history.

Browse titles authors subjects uniform titles series callnumbers dewey numbers starting from optional. See what's been added to the collection in the current 1 2 3 4 5 6 weeks months years. Your reader barcode: Your last name: To view it, click here.

Elok, karena aku suka sejarah Oct 01, Ulan imut marked it as to-read.

Langit Kresna Hariadi

Feb 28, Wijaya rated it really liked it. Gajah Mada yang sudah banyak melakukan perjuangan agar nusantara bersatu dengan Majapahit, masih belum bisa atau lebih tepatnya tidak disetujui untuk menaklukkan Sunda Galuh.

Hal ini lantaran masih adanya hubungan darah antara kerabat Raja Majapahit dan kerabat Raja Sunda Galuh. Selain itu yang menjadi alasan utama Gajah Mada dengan rencana pernikahan Pr Gajah Mada yang sudah banyak melakukan perjuangan agar nusantara bersatu dengan Majapahit, masih belum bisa atau lebih tepatnya tidak disetujui untuk menaklukkan Sunda Galuh.

Walau kerabat kerajaan Majapahit sudah melarangnya namun tetap saja Gajah Mada ngotot akan menundukkan Sunda Galuh dan menjadikannya menjadi bagian Majapahit. Dalam hal ini para petinggi kerajaan terbagi dua. Ada yang selalu setuju buta akan keputusan Gajah Mada tanpa memikirkan akibatnya dan ada pihak yang masih memikirkan apakah keputusan Gajah Mada adalah keputusan yang baik.

Pihak yang selalu setuju pada sikap Gajah Mada, khususnya tentang harus tunduknya Sunda Galuh pada Majapahit ternyata menyimpan sesuatu dibalik setiap persetujuannya. Namun, cinta Hayam Wuruk pada Dyah Pitaloka sudah tidak bisa dibendung.

Sunda Galuh pun setuju akan pernikahan dua kerabat jauh ini. Maka, Kerajaan Majapahit mengirim undangan agar rombongan Sunda Galuh datang pada rangkaian acara pernikahan yang akan diadakan besar-besaran dan dalam waktu yang lama di Majapahit halaman Gajah Mada tentu menjadi gusar akan pilihan rajanya.

Mada menganggap hal ini tameng Sunda Galuh agar tidak diajak bergabung menjadi bagian majapahit karena Raja Sunda Galuh telah menjadi istri raja Majapahit. Namun Gajah Mada tetap pada pendiriannya, yakni ingin menundukkan Sunda Galuh. Ma Panji Elam dan kawan-kawan pun telah membuat sebuah konspirasi dengan mengirim seseorang ke Majapahit yang mengaku sebagai utusan Raja Linggabuana bahwa rombongan akan datang tujuh hari lagi.

Karena utusan itu palsu, maka kedatangan rombongan Sunda Galuh di Majapahit yang lebih cepat dari kabar utusan menjadi masalah. Rombongan Sunda Galuh merasa heran mengapa kedatangan mereka yang seharusnya ditunggu-tunggu dan disambut dengan meriah malah sepi tanggapan bahkan ketika sudah sampai di Alun-Alun Bubat. Pihak Majapahit juga merasa ada kejanggalan yang terjadi.

Maka persekongkolan para pembuat makar pun terjadi pada hari itu, rombongan Sunda Galuh tidak disambut dengan tarian tetapi dengan pasukan bersenjata.

Tak pelak terjadilah peristiwa sebuah tragedi yang disebut Perang Bubat. Perang yang sampai kini terkadang menjadi isu sensitif antara suku Jawa dan Sunda.

Bahkan sampai terjadi tidak diperbolehkan pernikahan Jawa-Sunda. Jika ditelisik pula, tidak ada nama jalan di Bandung dengan nama Majapahit, ataupun Gajah Mada.

Begitupun sebaliknya di Jawa, hal ini karena pengaruh peristiwa kecelakaan sejarah tersebut. Seperti yang dikatakan oleh Langit dalam buku ini, bahwa sebaiknya sejarah ini cukup dijadikan cermin agar tidak terulang lagi di masa datang. Maka di masa ini seharusnya sudah waktunya Sunda dan Jawa saling bergandengan.

Akhirnya, walaupun buku ini hanya fiksi dan tidak bisa menjadi acuan keakuratan sejarah, namun novel ini layak menjadi teman Anda di saat weekend, berkelana ke dalam sejarah masa lalu Nusantara. Jul 09, Taufik Irawan added it.

Gajah Mada 4: Perang Bubat oleh Langit Kresna Hariadi adalah salah satu tonggak sejarah yang amat penting, kisahnya menjadi pewarna perjalanan Nusantara. Perang Bubat Perang yang mengawali kehancuran Majapahit itu menyisakan luka yang amat dalam bagi Jawa dan Sunda.

Ini adalah akhir konflik kerajaan Majapahit dan Sunda Galuh, sekaligus kesalahan fatal Mahapatih Gajah Mada di akhir karier-nya yang gilang gemilang.

Sumber permasalahannya sebenarnya adalah kecantikan yang membawa luka. Adalah seo Gajah Mada 4: Adalah seorang sekar kedaton Sunda Galuh bernama Dyah Pitaloka Citraresmi memiliki kecantikan yang luar biasa yang terdengar hingga pelosok nusantara.

Pada saat itu pula, Prabu Hayam Wuruk sudah cukup umur untuk memiliki seorang permaisuri. Tim intelijen dikerahkan untuk mencari gadis cantik yang cocok dijadikan isteri sang raja, dan salah satunya adalah Dyah Pitaloka. Namun demikian, ketika antar keluarga saling menyetujui, Mahapatih Gajah Mada memiliki pemikiran lain. Ia memandang bahwa Sunda Galuh harus takluk saat itu juga dan Dyah Pitaloka dianggap sebagai putri seserahan, bukan sebagai calon isteri yang berderajat sama.

Dec 16, Zaenal78 rated it did not like it. Buku Ini Hanya menceritakan seorang Mahapatih yang stres dan putus asa , sehingga jalan yang paling rendahpun di pakai demi ambisinya. Mar 08, Herdi Rap rated it really liked it Shelves: Gara-gara Nila setitik rusak susu sebelanga.

See a Problem?

Ambisi besar gajah mada untuk menyatukan Nusantara harus 'cacat' karena peristiwa ini.. Perang Bubat,peristiwa pembantaian rombongan kerajaan Sunda galuh yg membawa Dyah pitaloka untuk dinikahkan dengan Raja Hayam wuruk di Majapahit.. Di Novel ini,Gajah mada yg sudah terlanjur menyimpan kedongkolan hati terhadap Sunda Galoeh karena tidak mau tunduk dengan Majapahit dengan gampangnya Gara-gara Nila setitik rusak susu sebelanga.

Di Novel ini,Gajah mada yg sudah terlanjur menyimpan kedongkolan hati terhadap Sunda Galoeh karena tidak mau tunduk dengan Majapahit dengan gampangnya terhasut dengan berita2 palsu oleh bawahannya.

Gajah Mada: Perang Bubat

Perang yang tidak seimbang itu tak terelakkan.. Jun 03, Jhon added it. Perang Bubat Perang Bubat: Madakaripura Hamukti Moksa. Apr 13, Bayu Sadewo rated it liked it.

Ada satu hal konyol yang saya lakukan, saya bertanya-tanya hingga separuh akhir buku ini mengapa perang antara Majapahit-Sunda Galuh dinamakan Perang Bubat? Astaga, padahal telah diceritakan berulang kali dari buku pertama kalau Majapahit memiliki alun-alun kota bernama Bubat.

Di sanalah perang itu terjadi, and then I feel drop: Oct 19, Aroengbinang rated it really liked it Shelves: Cerita yang dirangkai dengan sangat baik, dan berakhir dengan cara yang sangat mengejutkan dan memilukan May 22, Anisah Zuhriyati rated it it was amazing Shelves: Dari dulu enggak pernah ngerti tentang kronologi perang bubat di sekolah.

Feb 07, Pra rated it liked it Shelves: Nov 19, Imansoe rated it liked it Shelves: Dec 31, Zaenul rated it really liked it. Cerita perang tidak melulu harus tentang perang. Bagian terbaiknya, menurutku, adalah karena kisah asmara anak angkat Pradabasu yang autis namun ahli hitung, dewanya seni pahat yang berkepribadian ganda terdampar di Sunda Galuh dan bertemu dengan Dyah Pitaloka yang jelita.

Mar 03, Miss Kodok rated it liked it Shelves: Setiap manusia tidak pernah terlepas dari suatu kesalahan. Buku keempat dari serial Gajah Mada ini menceritakan bahwa betapapun besarnya nama seorang patih seperti Gajah Mada, toh kesombongan telah menjatuhkannya dari jabatan tersebut. Aug 19, Fiona Hartanto added it. Jan 04, Salman added it. Aug 05, Koda Rayyan rated it it was amazing.

TheJakartaPost

Dec 03, Budi added it. Genre baru Novel indonesia. Feb 04, Miftah Abdurrozak rated it really liked it. Jun 14, Hasan Sani rated it it was amazing Recommends it for: Feb 01, Arfi rated it really liked it Shelves: There are no discussion topics on this book yet. Readers also enjoyed. About Langit Kresna Hariadi. It was into this literary terrain that Langit reintroduced historical fiction to the country.

Born in Banyuwangi, East Java, Feb. But the manuscript was never aired due to the explosion of TV stations in the early s, causing listeners to abandon radio dramas. Then, Langit changed his drama script into a novel. As a child, Langit was fond of reading and writing. When he was in elementary school, he had been familiar with the martial arts novels of SH Mintardja and Herman Pratikno.

In junior high school, he started trying to rewrite the martial arts tales in his own style. As a senior high school student, Langit won several writing contests for his renditions. At the station he began to write radio dramas in his spare time. Two years later, he joined Sanggar Prativi Jakarta to write dramatic pieces. Working in this way for years made me skilled in writing very quickly. Langit, however, lost his income source when the radio business was overwhelmed by private TV stations.

He was supported by his older brother until his novel Gajah Mada was published. Only 1, copies were printed, and it was a flop.

Langit took it as a wake up call and dug in to work on the second volume. Later, I completed its sequels after researching and reading academic books.What i learn about this book is, no matter how smart we are, how great we are, if we work for someone we have to obey them. Get A Copy. Beda dengan ketika kita membaca buku pertama, misalnya, di mana Gajah Mada tampil dengan berkarakter.

He was the best commander of the Majapahit kingdom. Sep 09, Aditya Prima rated it it was amazing I decided to read this book because it was recommended by a member of my family. Sort order.

TAKISHA from Arizona
I fancy deceivingly . Review my other articles. One of my extra-curricular activities is match play.